JEMBER – Suasana bulan suci Ramadhan menjadi perhatian lebih bagi Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Jember, RM. Kristyo Nu...
JEMBER – Suasana bulan suci Ramadhan menjadi perhatian lebih bagi Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Jember, RM. Kristyo Nugroho, dalam memastikan kualitas mutu layanan makanan bagi warga binaan. Pengawasan dilakukan secara langsung dan menyeluruh sebagai bentuk komitmen dalam memenuhi kebutuhan dasar warga binaan yang tengah menjalankan ibadah puasa, pada Selasa (03/03/2026).
Kalapas menjelaskan bahwa pengawasan dilaksanakan secara intensif, dimulai sejak penerimaan bahan makanan untuk memastikan volume, kualitas, dan kelayakannya telah memenuhi standar mutu, sebelum memasuki tahap pengolahan dan pendistribusian.
"Kebersihan dalam pengelolaan makanan merupakan komitmen dan target kinerja yang ingin dicapai di Lapas Jember. Selain memastikan kualitas bahan makanan, petugas juga harus melakukan pengawasan dalam proses pengolahan serta pendistribusian dengan lebih menekankan pada sisi higienisnya agar makanan yang disajikan bersih dan sehat sehingga laik di konsumsi," jelas Kalapas.
Lebih lanjut, Kalapas menegaskan bahwa proses pengolahan bahan makanan di Lapas Jember telah memenuhi standar kebersihan dan kesehatan yang ditetapkan. Hal ini dibuktikan dengan adanya, "Sertifikat Laik Higiene Sanitasi Jasa Boga" yang diterbitkan oleh Dinas Kesehatan dan "Sertifikat Halal" dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kabupaten Jember, sebagai jaminan bahwa makanan yang disajikan sehat dan layak dikonsumsi oleh warga binaan.
Berbeda dengan hari biasa, pola pendistribusian makanan selama Ramadhan dilaksanakan dua kali sehari, yaitu disaat waktu sahur dan menjelang waktu berbuka puasa. Jumlah porsi yang diberikan juga disesuaikan dengan kuantitas, lebih besar dari porsi biasanya guna memenuhi kebutuhan energi selama berpuasa. Selain makanan bergizi, terdapat penambahan ekstra fooding berupa takjil yang dibagikan saat berbuka, sebagai asupan sekaligus menambah semangat warga binaan dalam menjalankan ibadah puasa.
Setiap pendistribusian disertai berita acara penerimaan makanan yang ditandatangani oleh perwakilan warga binaan dari masing-masing kamar, petugas jaga, dan petugas dapur sebagai wujud transparansi serta pertanggungjawaban bersama.
Salah satu warga binaan berinisial EF menyampaikan apresiasinya terhadap perhatian yang diberikan selama bulan Ramadhan.
“Kami merasa sangat diperhatikan. Porsi makanan yang diberikan cukup dan rasanya enak, ditambah lagi diberikan takjil khas bulan Ramadhan. Hal itu membuat kami semakin semangat menjalankan puasa meskipun berada di dalam Lapas,” ungkapnya.
Melalui pengawasan intensif dan prosedur yang terstruktur, Lapas Jember terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik, khususnya dalam menjamin kualitas mutu makanan yang sehat dan bergizi bagi warga binaan selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. (*)

COMMENTS